“Alhamdulillah, dari kondisi kemantapan jalan sekitar 40 persen, kini meningkat menjadi kurang lebih 100 persen. Perubahan ini tentu dirasakan langsung oleh siapa pun yang melintasi jalur ini hari ini,” ujar Gubernur Andi Sudirman di lokasi peresmian.
Manfaat yang dihadirkan oleh infrastruktur ini ternyata jauh melampaui batas wilayah dua kabupaten yang dilaluinya. Jalan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat di empat kabupaten sekaligus: Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara. Secara keseluruhan, sekitar 800 ribu penduduk kini dapat menikmati peningkatan aksesibilitas yang jauh lebih baik, aman, dan efisien.
Konektivitas yang terjalin erat ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mempercepat distribusi hasil-hasil pertanian dari daerah penyangga menuju pusat-pusat perdagangan. Biaya logistik diperkirakan akan turun, sementara daya saing produk pertanian masyarakat di kawasan ini semakin menguat.
“Insya Allah, jalan ini akan dinikmati masyarakat Pinrang, Enrekang, Toraja, dan Toraja Utara. Sekitar 800 ribu orang akan melalui dan memanfaatkan akses jalan ini. Semoga membawa kemajuan dan kesejahteraan yang lebih merata,” jelas Gubernur.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










