Tapi Garudayaksa menolak menyerah. Ketenangan mereka menjadi senjata.
Empat menit berselang, tepat menit ke-89, Hamra Hehanusa muncul sebagai pahlawan. Ia melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper Persebaya. Skor berubah menjadi 1-1. Bung Tomo yang tadinya bergemuruh, seketika senyap.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor tak berubah.
Hasil imbang ini membuat Persebaya harus puas tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 5 poin. Di sisi lain, satu poin berharga yang dicuri di kandang lawan mengangkat posisi Garudayaksa FC dari papan bawah, tepatnya dari peringkat ke-13. Ini bukan sekadar satu poin. Ini adalah bukti bahwa tim tamu berani dan pantas diperhitungkan di Lig 1 2026 musim ini.
(Tim/ Editor MD).
Dilarang keras mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.










