Polda Sulsel juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam proses penerimaan anggota Polri dengan imbalan sejumlah uang. Seluruh proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, serta tidak dipungut biaya apa pun.
Polda Sulsel menegaskan tidak akan menoleransi praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan dalam proses penerimaan anggota Polri. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh oknum anggota, penindakan akan dilakukan secara tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Komitmen kami jelas, proses rekrutmen Polri harus berjalan secara bersih dan transparan. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan ataupun penyalahgunaan kewenangan. Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dan objektif berdasarkan fakta serta alat bukti yang ditemukan,” terang Kombes Pol. Didik Supranoto.
Melalui klarifikasi ini, Polda Sulsel mengajak masyarakat untuk turut mengawasi proses penerimaan anggota Polri serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan, percaloan, atau penyimpangan lainnya melalui saluran pengaduan resmi yang tersedia.
(TIM/TN/ RLS).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.






